| Dua tahun silam, Yusuf adalah seseorang yang hidupnya tergantung suntikan… Selengkapnya » |
| "Terakhir cek darah tiga tahun lalu tensi saya 195/100 mmhg.… Selengkapnya » |
| "Selama setengah tahun saya menderita nyeri dan infeksi sendi… Selengkapnya » |
| "Sewaktu bangun tidur tiba-tiba kaki kanan saya sakit bila… Selengkapnya » |
| "Saya dua bulan yang lalu melakukan operasi pemasangan selang dari… Selengkapnya » |
SOMAN TERBUKTI AMPUH SEBAGAI OBAT DIABETES !!!
SOMAN 1 FM (No. Reg. BPOM RI TR 083 677 661) adalah jamu tetes yang mampu menurunkan serta menstabilkan kadar gula dalam darah, memperbaiki metabolisme pencernaan, melancarkan peredaran darah, meremajakan sel-sel organ tubuh, serta meningkatkan kemampuan sel darah dalam mengikat oksigen, sehingga berkhasiat sebagai obat diabetes mellitus dan berbagai macam penyakit degeneratif lainnya.
SOMAN terbukti ampuh sebagai obat diabetes, luka kronis, kolesterol, asam urat, darah tinggi, bahkan kecanduan narkoba dan HIV!! Baca kisah-kisah mereka yang telah mengalami kesembuhan di sini.
MENGAPA SOMAN?

-
AMAN, 100% ALAMI, TANPA EFEK SAMPING (SOMAN terbuat dari ekstrak buah-buahan, umbi manggata, dan deep sea qualene, tanpa bahan kimia)
-
PENGGUNAAN HEMAT DAN PRAKTIS (dosis SOMAN hanya tetes dan dikemas dalam botol kecil)
-
PROSES PEMULIHAN CEPAT (SOMAN cepat bereaksi di dalam tubuh)
-
DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI OBAT LUAR (SOMAN dapat digunakan untuk pengobatan luka diabetes, luka kecelakaan, luka bakar, obat kulit/jerawat dan tetes mata)
-
TERPERCAYA (SOMAN telah mendapatkan ijin edar dari BPOM)
CARA KERJA SOMAN DALAM MEMULIHKAN DIABETES
Yamin Lahay, apoteker dari BPOM Gorontalo mengungkapkan, dalam pengobatan diabetes mellitus (DM), ada tiga strategi pengobatan yang dilakukan SOMAN.
-
"Pertama, dengan cara pemberian serat. Fungsinya, ketika makan karbohidrat maka akan diserap oleh serat itu, sehingga tidak masuk ke darah. "Dalam formula Soman banyak mengandung serat. Ketika ada dalam lambung, Soman akan menyerap hasil makan karbohidrat,".
-
"Kedua, komponen kimia aktif dalam SOMAN akan merangsang respon kepekaan dari insulin. Akibatnya, ketika karbohidrat (glukosa) muncul, tubuh meminta insulin yang banyak, maka keluar insulin yang normal dari dalam tubuh. Sehingga, penderita DM tidak lagi memerlukan penyuntikan insulin."
-
"Ketiga, SOMAN mampu mencegah penyakit-penyakit ikutan DM. Sebab, SOMAN mampu menyuplai nutrisi, seperti okigen bagi sel-sel tubuh dalam jumlah banyak."
Komposisi SOMAN, lanjut Yamin, mengandung senyawa aktif yang tidak terdenotulasi. Sebab SOMAN dihasilkan dari ekstraksi dingin dan fermentasi yang panjang. Senyawa yang ada juga saling sinergis. Drs. Abdul Rahim, Apt.MSL, juga dari BPOM Gorontalo, menambahkan,
"SOMAN bukan produk asal-asalan. Ini sudah resmi dari BPOM pusat. Kami juga sudah mengecek ke pabriknya langsung, dan kami yakin bahan baku SOMAN benar-benar alamiah."
Dari hasil percobaan dr. Ketut Widana, dokter sekaligus herbalis di Bali, diketahui, SOMAN banyak mengandung antioksidan. Zat antioksidan masuk ke dalam tubuh dan menstimulir pembentukan glutation dalam sel, sehingga penderita bisa sembuh. Selain itu, "SOMAN juga memperbaiki metabolisme sel, merevisi sel saraf, dan tidak mengandung residu," papar Ketut. Tidak ada pilihan lain, anjur dia, pengguna tidak perlu ragu memanfaatkan SOMAN.
SOMAN DIBUAT DARI BAHAN ALAMI YANG BERKHASIAT
Menurut David Andi, formulator SOMAN,
"SOMAN dibuat dari ekstrak dingin 18 jenis buah tropis asli Indonesia dan sari umbi manggata alias rumput teki yang mencakup 98% komposisi serta minyak ikan hiu laut dalam (deep sea squalene). Ekstrak buah-buahan dan umbi manggata itu dilakukan secara alamiah oleh bakteri Lactobacillus shirota."
Tidak seperti produk probiotik lain yang mengandung miliaran bakteri, dalam SOMAN hanya terdapat 1,5 juta bakteri. Berdasar uji laboratorium, kata David, bakteri shirotanya berukuran lebih besar dan lebih aktif. Dengan demikian, aktivitas enzimatisnya lebih besar. Lactobacillus berperan membantu mencerna makanan menjadi nutrisi yang lebih sederhana sehingga mudah diserap tubuh.
Sedangkan umbi manggata, dikenal sebagai herbal yang cukup banyak manfaatnya. Antara lain sebagai obat kuat, obat sakit perut, memperlancar kencing, peluruh serta pengatur haid, obat kumur, obat sakit gigi, dan juga obat borok. Di daerah Jawa, akar rumput bernama ilmiah Cyperus rotundus ini digunakan sebagai obat antikejang. Minyak terbang yang terdapat di dalamnya dapat menghindarkan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kegunaan lainnya meliputi obat sakit dada, sakit iga, rasa sakit sewaktu haid, juga untuk obat luar, seperti luka terpukul, memar, gatal-gatal di kulit, bisul, pendarahan dan keputihan, juga bengkak akibat retensi cairan (edema). Bahkan rumput ini dipercaya pula bisa mengatasi gangguan fungsi pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri lambung, dan nyeri perut.
Namun di luar itu, David lebih mengambil hikmah dari sifat tumbuhan tersebut untuk dicampurkan dalam formula SOMAN. "Saya sebenarnya melihat sisi bandelnya si rumput. Disemprot herbisida mati, tapi begitu tersiram hujan tumbuh lagi. Berarti ada sesuatu enzim atau hormon apapun namanya yang membuat tanaman itu bisa mengatur hidupnya dengan luar biasa," terangnya mantap.
Demikian pula pemanfaatan minyak ikan hiu laut dalam. Ikan hiu ini mampu bertahan hidup di kedalaman 400-700 meter di bawah permukaan laut yang suplai oksigennya minim serta suhu dan tekanan udaranya ekstrem. "Berarti dia diberikan suatu keistimewaan oleh Tuhan Sang Maha Pencipta yaitu daya tahan yang luar biasa sehingga bisa menyerap oksigen dalam jumlah sangat sedikit ke tubuhnya untuk diubah menjadi energi. Bagaimana bisa seperti itu, itu rahasia Tuhan, kita tidak bisa jelaskan," urai pria yang SOZOFM-3-nya meraih penghargaan Kementerian Ristek sebagai 100 Produk Inovatif Indonesia 2008. Dengan menggunakan minyak ikan hiu tersebut, lanjut David, ramuan SOMAN mampu menangkap kandungan oksigen sekecil mungkin sehingga sewaktu berada dalam paru-paru kita, darah bisa menyerap oksigen dengan optimal untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Selain itu, pada kapiler darah kadang tertimbun kolesterol sehingga tak bisa menangkap oksigen dengan optimal. Dengan adanya squalene, oksigen akan maksimal terserap.
"Jadi, cara kerja SOMAN adalah memperbaiki sistem metabolisme tubuh, mengoptimalkan fungsi organ pencernaan, dan melancarkan peredaran darah. Sehingga darah mampu mengangkut nutrisi makanan dan oksigen ke seluruh tubuh. Dengan demikian proses regenerasi sel lebih cepat dan konstan, dan akhirnya kekebalan tubuh akan meningkat. Jadi bukan SOMAN yang mengobati penyakit, melainkan fungsi antibodi sebagai proteksi tubuh yang Tuhan sudah ciptakan berfungsi normal kembali, sehingga segala macam gangguan kesehatan dalam tubuh akan dapat dipulihkan."
SOMAN TERBUKTI ATASI DIABETES DAN BERBAGAI MACAM PENYAKIT
Saat ini memang baru ada SOMAN yang terbukti mampu membantu penyembuhan diabetes. Testimoni sejumlah pengguna mengatakan keampuhan formula ini dalam menstabilkan kadar gula darah. Bahkan, pengidap diabetes yang parah dengan asupan insulin tiga kali sehari pun lepas dari penderitaannya membawa-bawa alat tes darah dan perlengkapan aplikasi insulin. Dan yang tak kalah penting, hubungan biologis suami-istri yang acap terganggu sebagai efek ikutan diabetes, bisa berlangsung lebih lancar.
Tak hanya kadar gula darah, SOMAN 1 FM juga dapat memulihkan luka-luka yang biasanya sulit sembuh pada penderita diabetes. Selain luka akibat diabetes, luka-luka lain seperti terbakar, terkena benda tajam, digigit binatang dapat pula diatasi dengan produk ampuh ini. Sekalipun SOMAN direkomendasikan untuk penyakit diabetes dan luka, namun telah banyak pula menyembuhkan penderita penyakit ambeien, terinfeksi HIV, asma, darah tinggi, depresi, osteoporosis, sakit kepala, dan sebagainya.
GRATIS ONGKOS KIRIM KE SELURUH WILAYAH INDONESIA !!
(untuk pembelian 5 botol ke atas)
Kami telah berpengalaman dalam melakukan pengiriman produk-produk kami ke seluruh wilayah Indonesia lewat kerjasama dengan TIKI JNE yang telah terjalin selama 3 tahun. Jadi, anda tidak perlu ragu terhadap pelayanan kami. Barang yang anda beli pasti sampai ke rumah anda. GARANSI !
Ingin membeli SOMAN langsung di wilayah Anda? Lihat DAFTAR AGEN
Kami sedang membuka peluang usaha sebagai agen retail SOMAN. Tertarik? Hubungi Customer Support. Persyaratan Mudah..!!!

Yusuf Rudianto - Bebas dari Suntikan Insulin
Dua tahun silam, Yusuf adalah seseorang yang hidupnya tergantung suntikan insulin karena mendeĀrita diabetes berat. Sehari tiga kali suntikan insulin wajib dijalaninya jika ia ingin tetap bisa beraktivitas. Rutinitas menyiksa itu dilewatinya lebih dari satu tahun.
Sampai akhirnya ia dikenalkan pada SOMAN oleh atasannya. Mula-mula dia mengombinasikan insulin dengan SOMAN.
Yusuf mengaku kondisinya sekarang sangat sehat dan lebih segar. Kadar gula darahnya pun tetap normal pada kisaran 151-153 mg/dl. Kebahagiaannya bertambah lantaran "urusan ranjang" dengan istrinya dapat kembali berjalan. "Dulu saya pakai insulin, kondisi saya drop terus walau kelihatannya cukup baik. Akhirnya sekarang saya bisa melihat dunia kemĀbali. Saya bisa ke mana-mana tanpa harus pegang-pegang alat-alat dan juga hubungan suami istri jadi baik," Yusuf mengakhiri paparannya dengan gembira.
Enan Warman - Stroke, Jantung & Hipertensi
"Terakhir cek darah tiga tahun lalu tensi saya 195/100 mmhg. Saat itu saya sudah terkena stroke ringan, sebelah badan saya tidak bisa begerak, mau ngapa-ngapain harus dibantu. Saya berasal dari keluarga penderita jantung dan darah tinggi. Lima dari 7 saudara saya sudah meninggal karena jantung. Sejak stroke saya sudah tidak bekerja lagi, kehidupan keluarga saya menjadi susah. Sudah coba berbagai macam cara penyembuhan mulai dari dokter yang biayanya mahal sampai pengobatan alternatif dan bikin obat tradisional sendiri dari mengkudu, mahkota dewa,dll. Tetapi kesembuhan tidak kunjung datang. Sampai akhirnya datang tetangga saya dua bulan lalu menyarankan memakai SOMAN1. Saya langsung pakai 5 tetes 3x sehari sampai sekarang. Seperti mimpi, kaki saya dapat digerakkan, bicara sudah lancer dan sudah bisa mandiri. Saya pun sudah mulai bekerja lagi dan kehidupan keluarga saya sudah membaik."

